Strategi Adaptasi Budaya Bagi Komunitas Mahasiswa Sumba Sebagai Upaya Pencegahan Konflik

Penulis:
Andhika Yudha Pratama, Abd. Muid Aris Shofa, Mifdal Zusron Alfaqi

Jurnal:
Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter

Vol :
Vol.6 No.2


Keywords :
Adaptasi Budaya, Mahasiswa Sumba, Konflik, Stres Akulturatif

Abstrak:
Malang sebagai kota pelajar menarik berbagai pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kota tersebut. Leak kota yang berada pada sub kebudayaan arek yang inklusif dan toleran, serta sudah sejak lama menampung warga dari berbagai daerah di Indonesia, seharusnya memiliki korelasi positif bai iklim mahasiswa pendatang. Namun pada kenyataannya, justru timbul berbagai gesekan sosial antara mahasiswa pendatang dengan warga lokal. Mahasiswa pendatang yang sering terlibat konflik adalah mahasiswa pendatang yang berasal dari Indonesia Timur. Artikel in bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi budaya bagi komunitas mahasiswa Sumba di Kota Malang sebagai upaya pencegahan konflik di kalangan mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan fakta bahwa terdapat kegagalan mahasiswa pendatang dan warga lokal untuk membaur dalam latar kebudayaan Kota Malang yang heterogen. Mahasiswa Sumba hidup dengan norma-norma sebagaimana mereka hidup di daerah asalnya, sedangkan warga lokal terjebak pada stigma bahwa mahasiswa Sumba membawa efek negatif bagi lingkungan. Prasangka kultural tersebut harus ditanggulangi agar tidak terjadi konflik yang lebih besar di Kota Malang. Artikel in merekomendasikan agar bagi mahasiswa pendatang diberikan orientasi terkait kebudayaan setempat untuk meminimalisir stres akulturatif yang dialami mahasiswa dan konflik yang akan terjadi.

Jurnal Bisa di Unduh Disini